Friday, November 12, 2010

Report

holaaaaaaa...
lamaaa sekali dari postingan saya yang sebelumnya, akhirnya saya menulis lagi.
well, alasan utama saya tidak memposting apapun dalam beberapa bulan terakhir adalah karena saya tidak punya bahan atau hasil-hasil pemikiran asal-asalan yang saya anggap layak dan bagus untuk saya share, tapi setelah kemarin saya sempat baca di blognya mbak upi kalau ternyata orang-orang yang sering menunda menulis di blog itu adalah orang yang perfeksionis, dengan alasan dia ngak punya ide yang bagus buat dijadiin tulisan, padahal saya bukan orang yang segitu perfeksionisnya loh, dan tulisan-tulisan di blog saya juga bukan tulisan yang bagus-bagus amat buat dijadiin bacaan.
so akhirnya saya memutuskan untuk memposting sesuatu yang bahkan sangat tidak penting untuk saya share di blog ini. heheh
saya hanya ingin melaporkan kondisi saya selama sebulan terakhir ini secara fisik dan mental (baca: saya mau mengeluh).
physically saya baru saja memasang behel, dan saya tersiksa bukan main dengan keadaan gigi saya yang tidak bisa mengunyah sementara nafsu makan saya tetap saja membabi-buta, ada saat-saat menyedihkan dimana saya ingin sekali memakan makanan yang ada di depan saya, tapi karena gigi saya sakit, jadinya makanan itu hanya saya masukkan sebentar ke dalam mulut dan kemudian saya buang, bayangkan betapa menyedihkannya saya (tapi heran kok saya ngak kurus-kurus juga yaa?!). saya juga agak bingung dengan hormon saya, entah hormon saya sedang tidak stabil dan entah apa penyebabnya, jerawat saya berkembang biak lagi (sebelumnya jerawat saya pernah berkembang biak secara sadis bulan april lalu),dan ini mengharuskan saya menjalani perawatan menyakitkan di dokter kulit dengan biaya yang tidak sedikit. tapi alhamdulillah seperti sebelumnya perawatannya berhasil, dan sekarang wajah saya normal lagi, thank you so much dokter diana amiruddin, anda sangat membantu dok, tapi anda juga menciptakan ketergantungan saya untuk rutin menjalani perawatan di tempat anda. hahaha
and then masalah tubuh saya secara keseluruhan, sepanjang tahun ini ada yang tidak beres dengan siklus menstruasi saya, saya sering telat dan bahkan ada beberapa bulan dimana saya tidak mengalami menstruasi sama sekali selama sebulan penuh. sepertinya memang ada yang tidak beres dengan hormonal saya. dan demi tuhan saya sangat tersiksa dengan influenza yang selalu datang menyerang di saat tugas menumpuk dan saat minggu-minggu midtest, Tuhan Engkau maha tahu hambamu ini bukan orang yang pintar, dalam keadaan sehat wal afiat saja belum tentu hasil pekerjaan saya bisa cemerlang, apalagi kalau saya lagi sakit.
secara emosional, well, ini pertama kalinya dalam dua tahun terakhir saya merasa betul-betul kesepian, dalam artian saya mulai seriously mengeluhkan satus single saya. kenapa saya tidak pernah berhasil menjalin hubungan dengan laki-laki manapun selama 2 tahun ini. saya tidak bisa menghitung lagi berapa banyak laki-laki yang dekat selama saya single, tapi ujung-ujungnya senyaman apapun saya dengan mereka, ada-ada saja yang pada akhirnya membuat saya merasa kalau mereka bukan orang yang tepat, setelah itu saya akan melancarkan agresi mundur teratur dan menghilang dari kehidupan para lelaki itu. teman-teman saya bertanya: kenapa saya tidak mencoba saja dulu? itu pertanyaan yang sama yang saya tanyakan pada diri saya sendiri, kenapa saya tidak bisa mencoba menjalin hubungan saja? kalau pada akhirnya memang tidak cocok, toh saya bisa keluar dari hubungan itu kapan saja, ini kan bukan pernikahan, ini hanya pacaran. tapi kalian tahu, saya sama sekali tidak tahu jawabannya, saya sudah berusaha mencari ke dalam ruang hati yang paling dalam (cih bahasa loe ta') tapi saya tetap tidak mendapatkan jawaban apa-apa. apakah saya normal? YES SURE RIGHT, saya absolutely normal, tenang saja, saya masih tertarik pada laki-laki dan sirik pada perempuan. hahaha
so what's the problem? saya tidak tahu, saya hanya tahu kalau pikiran-pikiran negatif yang sangat tidak logis dan rasional mulai berdatangan di kepala saya, apakah saya kena santet? apa ada orang yang menutup pintu jodoh saya? dosa apa yang pernah saya lakukan sampai ada orang yang sedendam itu dan tega menyantet saya dengan menutup pintu jodoh?
ouh tuhan saya menyedihkan sekali. tentu saja akal sehat saya tidak akan membiarkan pikiran-pikiran bodoh itu berkeliaran di otak saya. saya menyedihkan tapi saya tidak sebodoh itu. and then pikiran positif mulai menghibur saya. mungkin memang belum saatnya saja. tapi saya berharap saya tidak harus menunggu lebih lama lagi, saya perempuan yang independent, tapi itu bukan berarti saya tidak membutuhkan laki-laki. atau mungkin memang saya tidak membutuhkan, tapi jelas kalau saya menginginkan laki-laki, just to wake me up in the morning, to talk with me on the phone before i go to sleep, to hold my hand in movie theater, to pick me up when i have no money to pay the taxi, to come to my house when it's rain and drink a cup of hot coffee togeter, ouh god i miss that moment. kapaaaan yaaaa bisa ngerasain moment itu lagi..?
demikian laporan (baca: keluhan) dari saya. sampai jumpa di postingan berikutnya.

1 comment:

  1. hey syang, nice too see your post again, soal belum dapat pacar sya cuma pengen bilang "dita kau tuh terlalu special jadi di simpan Tuhan buat yg terbaik karena yg special ndak boleh di coba" sama mereka yg bukan "terbaik" :) "
    betulan itu bukan kata" penghibur but thats a fact, common miss independent you can be more tough without lelaki
    dan pada saat kau benar" sudah butuh Tuhan pasti bakalan kasih "right man in the right time" :) :)

    ReplyDelete