Wednesday, June 16, 2010

what's the matter with being stylish?

sudah kodrat alam bahwa kadang manusia dinilai dari penampilan luarnya, itu sangat wajar. yang tidak wajar adalah ketika kamu hanya mentok sama penilaian luarnya saja tanpa ada keinginan untuk melihat lebih dalam, untuk membuktikan kalo penilaian kamu itu sudah benar atau justru salah.
disini saya ingin sedikit berbagi cerita tentang dunia saya di kampus. well saya akui saya tidak sebegitu eksisnya di kampus, saya hanya datang untuk kuliah and then kalo tidak ada kegiatan lagi saya pulang ke rumah (sepertinya saya sudah menceritakan alasan saya dalam hal ini di postingan saya yang dulu). dan mungkin karena gaya ngampus saya yang seperti itu yang tidak memungkinkan bagi orang-orang di kampus untuk mengenal saya lebih dalam. dan belakangan ini saya menyadari kalo hal ini agak membawa sedikit gangguan.
baru-baru ini saya tahu ternyata selama ini ada beberapa orang teman yang menilai kepribadian saya HANYA dari gaya berpakaian saya. awalnya saya sama sekali tidak memerhatikan hal ini, saya sebenarnya sudah lama curiga kalau masalah style cukup sensitif di kalangan anak-anak kampus, masalah style bisa menjadi satu patokan untuk menggolongkan kamu ke dalam kelompok-kelompok mahasiswa tertentu. tapi waktu itu saya tidak begitu peduli sama hal ini karena well saya sebenarnya tidak pernah merasa cukup stylish. sampai saya dengar sendiri secara tidak langsung bagaimana mereka menilai saya. awalnya hanya dari percakapan-percakapan kecil dari orang-orang yang baru saya kenal kemudian keluarlah sedikit celetukan-celetukan mereka yang seolah-olah mengidentifikasikan bahwa selama ini mereka memperhatikan (penampilan) saya dan melihat saya sebagai seorang yang GAUL dan HEDON, ditambah lagi ketika mereka tau fakta bahwa saya berasal dari salah satu sma terfavorit di mks, maka lengkaplah reputasi saya dengan label "ANAK KOTA". bahkan mungkin ada beberapa pihak yang menganggap kalo saya tidak cukup smart, karena yang ada dalam pikiran saya hanya penampilan dan senang-senang saja.
saya adalah orang yang menganggap bahwa penampilan itu sangat penting, dan apa salahnya kalau kita mengikuti trend, toh itu hanya salah satu bagian dari gaya hidup saja, bukannya menjadi keseluruhan dari gaya hidup itu.
tapi apa benar seklise itu mereka menilai saya? selama ini saya rasa mereka orang-orang yang cukup cerdas dalam menilai suatu objek, tapi ternyata saya salah juga.
baru-baru saya tahu dari teman saya kalo saya dianggap tidak memiliki latar belakang pengalaman organisasi oleh salah satu senior saya, untungnya teman saya itu dulu satu sekolahan sama saya jadi dia bisa mengklarifikasi kebenaran. satu lagi bukti kalo mereka salah menilai saya. mungkin karena saya secara terang-terangan menunjukkan kalo saya tidak berminat masuk di himpunan mahasiswa sampai mereka menilainya seperti itu, saya pernah merasa yang namanya jatuh-bangunnya mengurus organisasi. dan kalaupun sekarang saya tidak bergabung dengan satu organisasipun di kampus itu karena saya tahu untuk kondisi sekarang ini sangat tidak bijak kalo saya mengambil satu tanggungjawab untuk berorganisasi, karena saya tahu saya tidak akan bisa memanage waktu saya untuk memenuhi tanggungjawab itu. saya juga ingat beberapa bulan yang lalu waktu saya lagi proses pengkaderan, salah satu senior yang bicara dengan saya bilang begini "saya tidak mau kamu cuma jadi mahasiswa barbie yang cuma pikir baju apa yang bakal kamu pake ke kampus hari kamis nanti padahal hari ini baru hari senin". wohoho i'm not that kind a girl actually. dan waktu itu juga saya tahu kalo ternyata dia menilai kepribadian saya hanya dari apa yang saya pakai.
selama ini saya dikelilingi oleh orang-orang yang bisa dibilang memiliki pasion yang besar dalam hal penampilan, tapi saya bisa menjamin kalo mereka bukan orang-orang bodoh hanya karena mereka peduli sama kata "fashion". mereka punya otak juga. mereka punya pemikiran-pemikiran yang cemerlang, mereka punya something yang bahkan mungkin kalian tidak pernah pikirkan sebelumnya. dan saya belajar banyak dari mereka. masalah gaya hidup, well saya akui saya sedikit cinta dunia, saya bergaul, tapi saya tidak suka disebut anak gaul, saya sangat memperhatikan yang namanya perawatan tubuh dan bla bla bla lainnya. tapi itu bukan berarti saya tidak memperhatikan hal-hal lainnya. saya orang yang independent, saya peduli dengan pendidikan, saya selalu mau belajar tentang sesuatu yang baru, saya punya pengalaman-pengalaman yang luar biasa, saya memperhatikan perubahan, saya belajar membaca orang lain dan memahami orang lain, saya berantusias terhadap apa yang kebanyakan orang inginkan, saya tidak bodoh, saya merencanakan masa depan saya, dan saya selalu punya skala prioritas terhadap apapun yang saya jalani, meskipun kadang kebanyakan orang tidak bisa melihat itu semua karena saya menamengi diri saya dengan sikap yang cuek, tidak peduli, saya menunjukkan kalau saya pribadi yang santai, yang not taking too seriously terhadap semua hal, padahal itu hanya agar orang lain juga merasa santai untuk dekat dengan saya, bahkan saya menamengi diri saya dengan sikap angkuh, karena kadang sikap angkuh itu memberikan saya rasa aman terhadap intimidasi dan preasure dari orang lain.
so guys ada banyak hal-hal menarik yang bisa kalian dapat dari orang-orang yang selama ini hanya kalian pandang sebelah mata dari penampilannya saja. it doesn't matter if you want to be stylish. bukan berarti jika seseorang itu sylish kemudian dia harus tidak berotak juga kan? kecerdasan seseorang terlalu sempit kalo hanya diukur dari cara berpakaiannya. come on ini sudah 2010 loh, penampilan itu penting, dengan mengikuti trend sebenarnya kamu juga sudah menunjukkan kalo kamu orang yang open minded terhadap perkembangan, dan bukan berarti juga kalian harus menjadi "korban fashion", tapi cukup dengan menghargai orang-orang yang mengikuti itu, jangan menutup pikiran kalian dan memasang lebel yang ngak-ngak padahal kalian belum kenal pribadinya kayak gimana.
so saya harap untuk orang-orang yang sempat menilai saya seperti itu bisa membaca tulisan saya ini, ini mungkin hanya upaya pembelaan diri saya, tapi saya betul-betul berharap kalian mau mengenal saya lebih dalam sebelum kalian menjudge saya.

No comments:

Post a Comment